Kondisi jalan di Indonesia sangat beragam bosku. Di satu sisi, terdapat jalan tol yang mulus dan mendukung perjalanan jarak jauh. Namun di sisi lain, masih banyak ruas jalan dengan kondisi rusak, berlubang, atau bergelombang. Variasi kondisi jalan ini memiliki dampak besar terhadap performa kendaraan, terutama pada umur pakai ban truk.

Baca Juga : Cara Merawat Rem Truk agar Tetap Responsif dan Aman
Dampak Jalan Rusak terhadap Ban Truk
Ketika truk terus-menerus melewati jalan yang tidak rata, ban akan menerima tekanan berulang yang cukup besar bosku. Kondisi ini membuat ban bekerja lebih keras dari batas normalnya. Beberapa dampak yang sering terjadi antara lain:
- Ban lebih cepat aus dan tidak merata
- Muncul risiko benjol atau sobek pada dinding ban
- Struktur ban menjadi lebih cepat melemah
- Komponen lain seperti suspensi dan velg ikut menerima beban berlebih
Jika dibiarkan, kondisi ini bukan hanya meningkatkan biaya penggantian ban, tetapi juga berisiko menimbulkan gangguan operasional di tengah perjalanan.
Cara Mengurangi Kerusakan Ban Akibat Kondisi Jalan
Meskipun kondisi jalan tidak selalu bisa dikendalikan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan ban:
- Mengurangi kecepatan saat melintasi jalan rusak atau berlubang
- Memastikan tekanan angin ban selalu sesuai dengan rekomendasi
- Menggunakan ban dengan struktur kuat dan daya tahan tinggi
- Menghindari penggunaan muatan berlebih dalam jangka waktu panjang
Baca Juga : Pentingnya Sistem Suspensi dalam Kenyamanan Truk
Pemilihan ban yang tepat menjadi salah satu kunci utama bosku. Ban yang dirancang untuk kerja berat dan mampu menghadapi kondisi jalan yang kurang ideal, seperti Ban GAMA, dapat membantu mengurangi risiko kerusakan, memperpanjang umur pakai ban, serta menjaga operasional armada tetap berjalan lancar dan aman.

