BanQ Official

Cara Merawat Rem Truk agar Tetap Responsif dan Aman

Cara Merawat Rem Truk agar Tetap Responsif dan Aman – Bosku, salah satu komponen paling penting dalam sistem keamanan truk adalah rem. Ini karena sistem pengereman truk bekerja lebih keras dibandingkan mobil penumpang karena berat dan ukurannya yang lebih besar. Karena itu, untuk memastikan rem truk tetap responsif, aman, dan tidak membahayakan saat di jalan, perawatan rutin diperlukan.

Baca Juga: Pentingnya Sistem Suspensi dalam Kenyamanan Truk

Kita akan membahas bagaimana menjaga sistem rem truk dalam kondisi baik dan siap menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

1. Periksa Kampas Rem Secara Berkala

  • Kampas rem adalah komponen utama yang menekan piringan atau drum untuk menghentikan laju kendaraan.
  • Periksa ketebalan kampas rem setiap 10.000–15.000 km atau sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Jika terdengar bunyi berdecit atau gesekan logam, segera ganti kampas rem. Itu tanda kampas sudah menipis.
  • Gunakan kampas rem asli atau sesuai spesifikasi truk untuk memastikan daya cengkeram optimal.
  • Kampas rem yang aus bisa menyebabkan pengereman melambat bahkan gagal total, terutama saat membawa muatan berat.

2. Cek Minyak Rem dan Kondisinya

  • Minyak rem berfungsi menyalurkan tekanan dari pedal ke sistem rem.
  • Pastikan volume minyak rem berada di batas normal pada tangki reservoir.
  • Jika minyak rem berkurang drastis, kemungkinan ada kebocoran pada sistem rem.
  • Ganti minyak rem secara rutin setiap 20.000–25.000 km atau minimal setahun sekali.
  • Gunakan minyak rem dengan standar DOT yang sesuai (misalnya DOT 3 atau DOT 4). Minyak rem yang kotor atau terkontaminasi air bisa menurunkan daya tekan dan membuat rem “blong”.

3. Bersihkan Komponen Rem dari Debu dan Lumpur
Truk sering melintasi medan berdebu atau berlumpur, sehingga sistem rem mudah kotor.

  • Bersihkan bagian cakram dan tromol secara berkala agar tidak ada kotoran yang menempel.
  • Hindari menyemprot air langsung ke sistem rem setelah perjalanan jauh — perubahan suhu mendadak bisa menyebabkan retak pada piringan rem.
  • Periksa juga selang rem dari kemungkinan tersumbat atau bocor.

4. Perhatikan Performa Rem Saat Berkendara
Saat truk berjalan, selalu waspada terhadap tanda-tanda rem bermasalah:

  • Pedal terasa lebih dalam atau empuk.
  • Rem terasa “ngempos” atau lambat merespons.
  • Ada getaran saat pedal diinjak.
  • Truk cenderung menarik ke satu sisi saat direm.
  • Jika mengalami salah satu gejala di atas, segera bawa ke bengkel untuk pengecekan. Jangan menunda perbaikan sistem rem, karena risikonya bisa fatal.

5. Jangan Abaikan Pengereman Tambahan
Beberapa truk dilengkapi engine brake atau retarder untuk membantu mengurangi kecepatan tanpa membebani rem utama.

  • Gunakan fitur ini saat menuruni jalan panjang atau curam.
  • Hindari menekan rem secara terus-menerus dalam waktu lama, karena bisa menyebabkan rem overheat dan kehilangan daya cengkeram.
  • Pengereman tambahan membantu menjaga suhu rem tetap stabil dan memperpanjang umur kampas serta piringan rem.

Baca Juga: Ban Truk Gama 7.50R16 Harga Terbaik Tersedia di Gorontalo

Sistem rem truk yang aman dan responsif melindungi pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Perawatan sederhana, seperti memeriksa kampas, mengisi minyak rem, dan menjaga komponen bersih, dapat membuat truk siap untuk situasi jalan yang sulit. Karena truk tangguh bergantung pada ban yang kuat dan sistem rem yang terawat.

Keranjang Belanja

KATEGORI